Profil

RENSTRA 2011 - 2015 (RINGKAS)



PENDAHULUAN

I.1           LATAR BELAKANG

                Rencana Strategis (Renstra) Kota Denpasar Tahun 2011-2015 disusun berdasarkan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang menjabarkan Arah, Kebijakan, Program, Kegiatan, Visi, dan Misi Walikota terpilih dipadukan dengan tugas pokok dan fungsi Dinas Pekerjaan Umum sehingga ada keterpaduan dengan arah kebijakan Pembangunan Daerah.

                Kesadaran masyarakat untuk ikut berperan baik pembangunan maupun pemeliharaan sarana dan prasarana bidang ke PU-an khususnya dengan menumbuhkan ekonomi kerakyatan untuk mendukung kota Denpasar sebagai kota kreatif, sangat membantu kehandalan fungsi prasarana yang ada.

                Renstra Kota Denpasar menekankan bahwa pembangunan dan pengelolaan prasarana harus diselenggarakan secara efektif dan efisien sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi, stabilitas Daerah dan Nasional serta upaya pemerataan dan penyebaran pembangunan. Dalam proses pembangunan dewasa ini, ketersediaan prasarana yang memadai sangat dibutuhkan selain melaksanakan pembangunan sebagai akibat dari pertumbuhan wilayah, upaya pemeliharaan ini berakibat diperlukannya sejumlah dana terus bertambah karena biaya untuk material dan tenaga kerja makin meningkat setiap tahunnya. Untuk melaksanakan pemeliharaan yang efisien perlu terus dilakukan sehingga keterbatasan biaya yang ada tidak akan memperburuk kondisi prasarana dan tetap membantu keandalan fungsi prasarana yang ada. Oleh karena itu perlu disusun Rencana Strategis untuk mengoptimalkan fungsi pelayanan dibidang fisik prasarana dengan pendanaan yang terbatas serta memperhatikan skala prioritas. Prasarana dengan kondisi mantap akan memberikan pelayanan yang cepat, tepat waktu dan aman untuk menunjang pertumbuhan ekonomi, dan mampu berperan sebagai katalisator serta memberikan kontribusi yang nyata untuk terciptanya stabilitas.

 

I.2           MAKSUD DAN TUJUAN

                Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pekerjaan Umum Kota Denpasar Tahun 2011-2015 adalah merupakan penjabaran dari Peraturan Daerah Kota Denpasar tentang Rencana Strategis Kota denpasar. Didalam Rencana Strategis ini memuat Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Kebijakan, Program dan Kegiatan memiliki maksud sebagai tuntunan dan Pengarah Program Pelaksanaan tugas ke PU an.

                Rencana Strategis adalah merupakan dokumen perencanan yang mengacu kepada Undang Undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah dan memenuhi Instruksi Presiden Nomor : 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

                Adapun tujuan Penyusunan Renstra Dinas Pekerjaan Umum Kota Denpasar adalah memberikan arah yang lebih jelas terhadap tujuan pembangunan yang ingin dicapai dengan mengantisipasi perubahan-perubahan dan perkembangan yang terjadi dimasyarakat melalui kerja sama dan semua pihak, serta untuk dalam memudahkan penyusunan perencanaan tahunan Satuan Kerja Peringkat Daerah (SKPD).

I.3           LANDASAN HUKUM

                Dinas Pekerjaan Umum merupakan SKPD Teknis yang dalam kewenangannya melaksanakan tugas-tugas teknis sesuai dengan fungsi organisasi, sesuai PP Nomor 41 Tahun 2007, tentang organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia) Tahun 2007 Nomor 89 dan tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 8 tahun 2008 tentang organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah Kota Denpasar. (Lembaran Daerah Kota Denpasar Tahun 2008 Nomor 8 diundangkan tanggal 24 Desember 2008) dalam melaksanakan tugas ke PU-an tersebut tentu diperlukan suatu pengelolaan unit organisasi yang mempunyai awwasan yang luas, responsive dan dinamis terhadap tuntutan/perkembangan masyarakat khususnya perubahan sesuai perannya dalam bidang ke PU-an, sehingga dapat memberikan pelayanan sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat.

 

I.4           JENJANG PERENCANAAN RENSTRA

                Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum Kota Denpasar Tahun 2011-2015 disusun berdasarkan Penjenjangan dari uraian umum RPJMD, renstra Pemerintah Kota Denpasar yang kemudian dirinci detail. (Breakdown) menjadi Rencana Kerja Anggaran (RKA) sesuai Visi, misi, program dan sasaran  yang telah ditentukan. Berdasarkan dari usulan Musrenbang kota, maka disusun Rencana Kinerja Anggaran (RKA) untuk menyusun usulan kegiatan ke PU-an selama satu tahun anggaran. Bila RKA telah mendapat Pagu Anggaran akan dituangkan kembali menjadi Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) sebagai petunjuk pelaksanaan rinci kegiatan, sehingga perencanaan tersebut berjenjang berdasarkan RPJPD, RPJMD Renja SKPD, RKA dan DPA SKPD yang hasil pelaksanaan kegiatannya harus berdasarkan Indikator Kinerja dan Tingkat capaian Pelaksanaan. Perencanaan berjenjang seperti diatas disusun berupa lampiran Renstra ini.


 

INDIKATOR KINERJA SKPD

1.       Indikator Kinerja Utama

Penentuan Indikator Kinerja Utama disesuaikan dengan Tugas Pokok dan Fungsi dari masing-masing bidang dalam menentukan indikator capaian yang direncanakan, sedangkan sekretariat selaku tugas pelayanan SKPD mengkoordinasikan seluruh kegiatan baik teknis, rutin, operasional maupun pelayanan kepada masyarakat dan pihak ketiga seperti Penyedia Jasa Kontraktor, Jasa Konsultan, maupun jasa lainnya.

 

2.       Sekretariat Dinas

Mengingat Tugas Pokok dan Fungsi Sekretariat sebagai fungsi Pelayanan SKPD, Penyusunan Indikator Kinerja akan diarahkan sebagai berikut:

a.       Terselenggaranya urusan administrasi perkantoran secara baik, tepat waktu dan mutu

b.      Terselenggaranya Program Peningkatan Sumber Daya Manusia (PPSDM) dibidang teknis administrasi setiap tahunnya dengan penyerapan dana / Anggaran sesuai rencana

c.       Terselenggaranya koordinasi antar bidang dalam hal pelaksanaan kegiatan / proyek rutin dan tugas pembantuan lainnya

d.      Tersedianya Sarana dan Prasarana Perkantoran dalam kondisi baik, lengkap dan terawat untuk menunjang kegiatan operasional kantor

e.      Terpenuhinya hak dan kewajiban pegawai baik secara perorangan maupun kolektif

 

3.       Bidang Perencanaan dan Pengendalian

Tugas pokok dan fungsi Bidang Perencanaan dan Pengendalian selaku koordinator dalam bidang perencanaan program di bidang Pengairan, Bina Marga, Perumahan dan Penyehatan Lingkungan serta memonitoring pelaksanaan Program / Kegiatan tersebut. Indikator Kinerja akan diarahkan sebagai berikut:

a.       Terselenggaranya penyusunan Rencana Program / Kegiatan berupa tabulasi program / kegiatan dari masing-masing bidang dalam Penyusunan Rencana Kinerja Anggaran (RKA)

b.      Terselenggaranya monitoring dan evaluasi Program / Kegiatan dan masing-masing bidang berupa laporan bulanan, tahunan, LAKIP dari laporan pelaksanaan lainnya

c.       Terlaksananya rehabilitasi / pemeliharaan jalan LC sepanjang 85.000 m' dengan pagu Anggaran Rp. 8 miliar

 

4.       Bidang Pengairan

Indikator Kerja Bidang Pengairan lebih diarahkan pada:

a.       Terselenggaranya Perencanaan irigasi di 5 lokasi dengan Pagu Anggaran 0,5 miliar rupiah

b.      Terselenggaranya perencanaan pembangunan Jaringan Air Bersih / air minum di 2 (dua) lokasi dengan Pagu Anggaran 0,875 miliar rupiah

c.       Terlaksananya Normalisasi saluran / sungai sepanjang 700 m' dengan pagu anggaran 0,5 miliar rupiah

d.      Terlaksananya Pemeliharaan / Rehab Jaringan Irigasi sepanjang 11.250 m' dengan pagu anggaran 9 miliar rupiah

e.      Terlaksananya pemeliharaan Pintu Air sebanyak 17 unit dengan pagu anggaran 2,2 miliar rupiah

f.        Terlaksananya Optimalisasi fungsi jaringan Irigasi yang telah dibangun sepanjang 70.000 m' dengan pagu anggaran 0,685 miliar rupiah

g.       Terlaksananya pembersihan dan pengerukan sungai / kali sepanjang 26.550 m dengan pagu anggaran 5,2 miliar rupiah

h.      Terbangunnya pusat-pusat pengendali banjir (Retending Bazin) di 1 lokasi dengan pagu anggaran 85 miliar rupiah

i.         Terselenggaranya Perencanaan Pembangunan saluran drainase / gorong-gorong sebanyak 10 paket dengan pagu anggaran 1 miliar rupiah

j.        Terlaksanakannya pembangunan saluran drainase / gorong-gorong sepanjang 23.690 m' dengan pagu anggaran 15,4 miliar rupiah

k.       Normalisasi sungai 465.000 m' dana 3.654 milliar rupiah

 

5.       Bidang Perumahan dan Penyehatan Lingkungan (P2L)

Indikator Kinerja pada bidang Perumahan dan Penyehatan Lingkungan lebih diarahkan pada:

a.       Terlaksananya Pembangunan Prasarana Pengambilan dan saluran Pembawa air baku sepanjang 101.659 m' dengan pagu anggaran 75,6 miliar rupiah

b.      Terlaksananya Penyediaan Prasarana dan Sarana Air Limbah sejumlah 5.822 sambungan rumah (SR) dengan pagu anggaran 42 miliar rupiah

c.       Terselenggaranya pembinaan teknik Pengolahan air limbah sebanyak 11 kali pembinaan dengan pagu anggaran 0,5 miliar rupiah

d.      Terlaksananya rehabilitasi / pemeliharaan sarana dan prasarana air limbah di 5 lokasi dengan pagu anggaran 3,5 miliar rupiah

e.      Terlaksananya monitoring, evaluasi dan pelaporan air limbah di 5 lokasi dengan pagu anggaran 0,305 miliar rupiah

f.        Terlaksananya rehabilitasi / pemeliharaan jalan lingkungan sepanjang 65.950 m' dengan anggaran 26,8 milliar rupiah

g.       Perencanaan Jalan Lingkungan 5 Paket dengan dana 0,5 miliar

 

6.       Bidang Bina Marga

Indikator Kinerja pada bidang Bina Marga untuk mendukung Transportasi dan kondisi jalan dalam keadaan mantap akan lebih diarahkan pada :

a.       Terselenggaranya perencanaan pembangunan jalan sepanjang 8 km dengan pagu anggaran 0,5 miliar

b.      Terlaksananya Pembangunan Jalan Baru (jalan tembus) sepanjang 38.100 m' dengan pagu anggaran 85 miliar rupiah

c.       Terselenggaranya perencanaan pembangunan jembatan sepanjang 22 m dengan pagu anggaran 0,1 miliar rupiah

d.      Terlaksananya pembangunan jembatan sepanjang 35 meter dengan pagu anggaran 1,75 miliar rupiah

e.      Terselenggaranya monitoring dan evaluasi sebanyak 5 kali dengan pagu anggaran 1,25 miliar rupiah

f.        Terselenggaranya perencanaan rehabilitasi / pemeliharaan jalan sebanyak 25 paket dengan pagu anggaran 1,5 miliar

g.       Terlaksananya rehabilitasi / pemeliharaan jalan sepanjang 250.000 m' dengan pagu anggaran 17,4 miliar rupiah

h.      Terselenggaranya penyusunan sistem informasi/ database jalan di 1 lokasi dengan pagu anggaran 0,75 miliar

i.         Terselenggaranya pengadaan alat-alat berupa 7 unit dump truk (DT) dan 2 unit walls (WL) denganpagu anggaran masing-masing 2,1 miliar rupiah dan 0,9 miliar rupiah


Foto
Gedung Baru Dinas PU
Video
SOP Rekomendasi Galian
Facebook
Twitter